PALOPO,Lintera News | Ratusan emak-emak di Kota Palopo, Sulawesi Selatan menyerbu pasar murah yang dilaksanakan oleh Kodim 1403/Palopo di Lapangan Gaspa, Kelurahan Boting, Kecamatan Wara, Selasa (22/09/26).
Kegiatan pasar murah ini merupakan rangkaian dari agenda dalam memperingati HUT TNI Ke 81 Tahun yang dilaksanakan secara serentak hampir di seluruh Indonesia.
Dimana sejumlah warga rela datang satu jam lebih awal hanya untuk mendapatkan berbagai kebutuhan bahan pokok yang dijual dengan harga terjangkau.
Selain beras, warga juga membeli minyak kelapa, gula, cabe, tepung terigu bahkan gas elpiji 3 kilogram yang dijual dengan harga terjangkau. Untuk beras 5 kilogram dijual dengan harga Rp 58.000, minyak goreng Rp 15.500 per liter, gula pasir Rp 16.000 perkilogram, tepung terigu Rp 10.000 perkilogram, telur ayam Rp 45.000 per rak, dan tabung gas elpiji 3 kilogram harga Rp 18.500 pertabungnya dengan syarat wajib membawa foto copy KTP serta berbagai kebutuhan bahan lainnya
Hasma salah satu warga mengatakan jika dirinya sangat terbantu dengan adanya pelaksanaan pasar murah, dimana harga yang dijualkan sangat terjangkau dan sangat berbeda dengan harga pasaran.
” Sangat murah disini, perbandingan nya selilisih Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per itemnya. Seperti telur yang dijual disini itu harganya Rp 45.000 dengan kualitas yang besar sementara di pasar itu kadang tembus 50.000,” Kata Hasma
Dirinya berharap agar kegiatan seperti ini rutin diadakan, sehingga masyarakat dapat menikmati dan membeli berbagai kebutuhan sehari-hari dengan harga yang murah dibandingkan harga di pasaran.
Sementara itu, Kasdim 1403 Palopo Mayor Inf Muh Sukardi mengatakan, pasar murah tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81TNI tahun 2026.
“Kegiatan pasar murah ini adalah rangkaian dari kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun TNI ke-81 tahun 2026. Ini kami laksanakan serentak seluruh Indonesia, baik di tingkat Kodim, Kodam maupun di pusat,” ujar Sukardi.
Menurut Sukardi, kebutuhan yang disediakan dalam pasar murah difokuskan pada bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari.
“Fokus pada bahan kebutuhan masyarakat sehari-hari, terutama bahan pokok. Beras, gula, terigu, minyak goreng, cabai, telur, bawang, termasuk gas juga ada,” tuturnya.


