MASAMBA,Lintera News | Bunda PAUD Luwu Utara Misnawati Andi Abdullah Rahim, S.T., M.T. pimpin rapat bahas terkait Pemantapan Program serta rencana aksi untuk tahun 2026 dan 2027. berkolaborasi dengan berbagai pihak diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan keluarga berencana, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Luwu Utara bertempat Gedung Pemuda Lantai II (Jum’at, 28 Agustus 2026)
Dihadapan Koordinator Pokja PAUD Bunda PAUD Misnawati Andi Abdulllah Rahim, S.T.,M.T. mengutarakan bahwa walaupun selama ini sudah ada kita lakukan namun kita tidak bisa tinggal diam kita tetap semangat untuk menyelesaikan program kegiatan yang begitu banyak. Saya selaku Bunda PAUD Luwu Utara memberikan bantuan rumah setiap tahun kepada 2 orang guru PAUD yang belum memiliki rumah, beasiswa bagi 2 orang guru paud yang belum memiliki ijazah S1 setiap tahun, Bimtek bagi Kepsek PAUD di 15 Kecamatan, Sosialisasi Layanan Pengembangan Anak Usia Dini sebagai Pedoman teknis anak Indonesia hebat.
Selain itu Bunda PAUD Luwu Utara, Ny. Misnawati Andi Abdullah Rahim, menambahkan bahwa kami bersama Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD terus memantapkan program kerja dan rencana aksi strategis demi mewujudkan layanan pendidikan anak usia dini yang inklusif dan merata di Kabupaten Luwu Utara.
Berdasarkan agenda kerja Pokja Bunda PAUD Luwu Utara, berikut adalah fokus program dan rencana aksi yang sudah dan sedang serta yang akan dijalankan :
1. Perluasan Akses ke Wilayah Terpencil (3T)
Kunjungan Lapangan: Melakukan monitoring langsung ke daerah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T), salah satunya di wilayah Kecamatan Seko.
Pendataan ATS: Mengumpulkan dan mendata Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayah terpencil agar kembali mendapatkan akses pendidikan.
Pendidikan Gratis: Mendaftarkan anak-anak yang terjaring ATS ke Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Luwu Utara secara gratis.
2. Implementasi PAUD Holistik Integratif (PAUD HI)
Target Optimalisasi: Menargetkan seluruh satuan PAUD di Kabupaten Luwu Utara wajib menerapkan layanan PAUD HI secara optimal.
Intervensi Menyeluruh: Memastikan pelayanan PAUD tidak hanya berfokus pada aspek pembelajaran di kelas, melainkan mencakup kebutuhan kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak.
Gerakan Kebiasaan: Mendorong penerapan masif “Tujuh Gerakan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” hingga ke tingkat desa terpencil.
Peningkatan Kualitas SDM dan Fasilitas
Kompetensi Guru: Mengagendakan peningkatan kapasitas dan kompetensi para pendidik PAUD di wilayah pedalaman.
Monitoring BOP Afirmasi: Mengawasi penyaluran dan penggunaan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Afirmasi agar tepat sasaran bagi sekolah penerima.
Penguatan Posyandu Era Baru: Mensinergikan layanan PAUD dengan layanan kesehatan dasar melalui penguatan fungsi Posyandu.
Edukasi Parenting dan Kreativitas Anak
Edukasi Orang Tua: Menghadirkan program parenting serta materi pengasuhan anak yang sehat dan aman berkolaborasi dengan mitra seperti IGTKI.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Mengintegrasikan kegiatan massal anak (seperti lomba mewarnai) dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta didik.
Pilar Lingkungan Ramah Anak: Memantapkan komitmen lingkungan sekolah yang aman, sehat, ramah, dan penuh kasih sayang demi mendukung generasi emas.
Literasi Digital tema internet sehat bagi orang tua dan guru anak usia dini (PAUD) adalah membangun kolaborasi dalam menciptakan lingkungan digital yang aman, produktif, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Melalui literasi digital ini, orang tua dan guru diharapkan tidak hanya menjadi pengawas, tetapi juga pendamping aktif yang mampu mengarahkan potensi teknologi secara optimal. Internet sehat bagi anak usia dini adalah penggunaan internet secara bijak, aman, dan beretika yang dibimbing oleh orang tua untuk mendukung tumbuh kembang anak.(S.Soni)


