LAMASI TIMUR.Linteranews.com -; Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) melaksanakan Program Penghijauan di 9 (Sembilan) desa se Kecamatan Lamasi Timur Kabupaten Luwu.Sabtu 4 Maret 2023

Dalam kegiatan tersebut BKAD melakukan penanaman 1000 ( Seribu ) pohon bambu di kawasan bantaran Sungai Lamasi dan Sungai Rongkong dalam upaya pencegahan dan penanggulan bencana di Kec. Lamasi Timur.

Kepala Desa To’lemo Bersama Tim Melakukan Penanaman Pohon Bambu

Ketua BKAD penghijauan 9 (Sembilan) Desa di Kecamatan Lamasi Timur Udding,SE. Dalam laporannya mengatakan bahwa pertama yang mendasari kerjasama ini adalah adanya masalah bersama yakni sering terjadi bencana banjir akibat curah hujan, terjadi longsor dan sedimentasi di sungai Lamasi, mengakibatkan air sungai meluap, semakin tingginya tekanan aktifitas warga disekitar bantaran sungai, minimnya kesadaran untuk melestarikan lingkungan.

Dari permasalahan tersebut diatas maka kami dari 9 ( Sembilan ) desa setelah melalui berbagai diskusi menyepakati untuk melakukan kerjasama untuk mencegah atau keluar dari permasalahan tersebut, selain itu tanaman bambupun sangat langka, sementara bambu menjadi salah satu kebutuhan dalam kegiatan sosial seperti pesta dan kontruksi lainnya.

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon, selain fungsi ekologis, juga dapat berfungsi ekonomis bagi warga sekitar bantaran sungai.

Disamping itu, Kepala KPH Lamasi Bapak Leksi ,Mengapresiasi kegiatan tersebut dimana baru kali ini ada kegiatan yang dilaksanakan secara mandiri oleh masyarakat melalui kerjasama antar desa yang dilakukan dluar kawasan. Penghijauan pencegahan dengan kepedulian melestarikan lingkungan

Tak hanya itu, Kepala BLH Luwu yang diwakili oleh Kabid Pengendalian,Ibu Ida juga sangat mendukung, pentingnya pelestarian lingkungan hidup, penghijauan bambu yang memberi manfaat penanggulangan erosi, untuk kontruksi bangunan, dan kepentingan ekonomis lainnya,

Dilokasi ,Ibu Ida mengucapkan Terimakasi atas kegiatan yang dilakukan oleh Para kepala desa melalui BKAD Kecamatan Latim, kita harus berupaya melestarikan 13 DAS yang ada di Kab Luwu., termasuk DAS Pompengan/Lamasi tersebut. Upaya -upaya yang dilakukan BLH kerjasama KPH yakni memberikan peningkatan kapasitas warga, BLH tetap melakukan pendampingan dalam hal pengendalian lingkungan ,Das lamasi salah satu fokus perhatian pemerintah sesuai RT/RW,Kab Luwu. Pengendalian mulai dari hulu sampai hilir.

Ditempat yang sama ,Tenaga Ahli Kab.Luwu yang diwakili oleh. Said Rasyid, ST menyampaikan bahwa Dokumen RTRW penting untuk menjadi acuan dalam mengupayakan pencegahan dan pengendalian dampak lingkungan, banjir dan endapan sedimentasi melalu berbagai upaya dari berbagai aspek seperti ekologi, ekonomi dengan konsep BLU Grend, aliran sungai berakhir refres site pengelolaan aliran sungai, model penanaman rapat menjaga penguatan lingkungan yang tujuan akhirnya adalah wisata bambu.

Kesempatan yang sama, TA Prov SulSel Bapak Supriadi juga menyampaikan bahwa menanam pohon pekerjaan mulia, bermanfaat secara lahir batin. Desa punya SDGs IDM desa agar hal tersebut menjadi sasaran pembangunan di desa. kondisi bumi saat ini kritis, karena pembangunan tidak mempertimbangkan keberlanjutan Alam, serta Cara berfikir manusia tidak lagi terkendali.

Program penghijauan ini bisa menjadi inspirasi, semoga menjadi informasi bagi desa-desa lain di Sulsel untuk melakukan hal yang sama.

Diselah – selah kegiatan , Camat Lamasi Timur. Mulianto Taro. S.Sos Mengatakan jika Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama semua pihak terkait , program ini memberdayakan masyarakat melalui penanaman yang diprogramkan oleh desa dan dilakukan penanaman dan pemeliharaan oleh warga masyarakat. Pemerintah berharap ada keberlanjutan dalam pelestarian lingkungan.