Ikatan Mahasiswa Walenrang Lamasi (IMWAL) Berunjuk Rasa Tuntut Pihak Kampus Unanda Agar Mencabut Laporan Polisi Dua Orang Mahasiswa

Headline News242 Dilihat

Luwu Walmas Linteranews — Mahasiswa Unanda yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Walenrang Lamasi (IMWAL) Melakukan Demo di Jalan trans sulawesi tepatnya di depan jalan rencana pembangunan kampus Universitas Andi Djemma meminta pihak Kampus untuk mencabut laporan Polisi Dua orang mahasiswa,Selasa 16/6/2020.

Pelaksanaan Demo ini dikawal ketat oleh Pihak Satuan Polsek Walenrang Walenrang/Lamasi dan Koramil 07/Walenrang, Pihaknya menghimbau dalam aksi Demo dengan cara yang sopan, tertip dan tidak anarkis atau membakar Ban dalam menyampaikan aspirasinya, memberikan ruang bagi pengguna jalan agar masyarakat umum dapat beraktivitas dan tidak terganggu. Imbuhnya Kapolsek Walenrang AKP Samuji

Dalam aksinya demo ini menyuarakan, meminta baik pihak kampus agar memediasi kepada kedua temannya yang telah dipolisikan (Wendi dan Dodi) pada 6/6/20 oleh pihak kampus agar dibina secara kekeluargaan, karena dugaanya melakukan pemukulan terhadap pengamanan kampus saat mereka melakukan aksi menuntut subsidi covid-19 bagi mahasiswa serta pengungkapan akun instragram yang di duga melukai hati seluruh mahasiswa IMWAL.

Menyayangkan sikap birokrasi unanda yang begitu reaktif terhadap mahasiswanya sendiri yang juga merupakan kader Imwal, Seharusnya pihak Kampus mampu menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan, bukan dengan cara mempidanakan Anak didiknya, karena bagaimana pun kedua mahasiswa tersebut adalah anak-anak mereka yang oleh orang tua kandungnya sudah dititipkan kepada rektor unanda untuk dibina. Ujar Ardiansyah selaku korlap

Kami sabar dalam melakukan upaya-upaya persuasif kepada birokrasi kampus unanda untuk menyelesaikan masalah ini, tapi sampai hari ini pihaknya hanya diam seharusnya pimpinan Kampus bijak dalam menyikapi persoalan ini, kami selalu pasan badan dan bahkan turun langsung mendukung rencana pembangunan kampus berlokasi di wilayah walmas, tapi dengan adanya kejadian ini, kami mahasiswa Imwal mulai mempertanyakan sikap persahabatan tersebut, seakan tak mampu membina anak-anaknya dan tak mempunyai perasaan terhadap anaknya. Ujarnya 
(Dyrman)